Tanaman Antipolutan Sebagai Penghias Ruangan

Dracaena, tanaman penyerap polutan

Di era industri seperti saat ini meningkatnya pencemaran di lingkungan kita ini berdampak negative pada kesehatan yang diakibatkan oleh banyaknya Radikal bebas.

Seperti kita ketahui kalau polutan tersebut merupakan suatu yang dapat merugikan kesehatan kita. Kita tidak dapat menghindara dari masalah tersebut tetapi kita dapat meredamnya dengan berbagai cara , dengan makan makanan yang banyak mengandung anti Oxidan dll ternyata bagi penggemar tanaman hias ada jenis tanaman terentu yang dapat menyerap radikal bebas yang ada pada ruangan , sehingga tanaman tersebut cocok sebagai dekoratif dalam rumah sekaligus untuk meredam radikal bebas disekitar dalam rumah kita . sehingga terciptalah keadaan rumah kita lebih fresh dan steril bebas dari radikal bebas. Adapun tanaman tersebut adalah sebagai berikut : Read more…

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - May 20, 2012 at 3:28 pm

Categories: Flora, teknologi   Tags: Chlorophylum, Dracaena, Menyerap toxin, radikal bebas, Sanseviera, Tanaman, Tanaman antipolutan, Tanaman dalam ruangan, Tanaman indoor,

Black Cumin VS Stroke

Minyak jintan hitam dalam kemasan

Jintan hitam terbukti ampuh menekan resiko serangan stroke dengan mencegah cidera otak akibat ischemic stroke atau stroke yang disebabkan oleh arteriosklerosis atau penyumbatan dinding pembuluh darah. Salah satu penyebab ischemic stroke adalah peroksidasi lemak akibat menumpuknya asam lemak tidak jenuh ganda.

Oksidasi menyebabkan asam lemak bersifat hidrofilik sehingga struktur membran sel pembuluh darah berubah menjadi kurang lentur. Begitu juga dengan sel darah sehingga menjadi lebih kental. Akibatnya peredaran darah di otak tidak lancar dan menyebabkan stroke.

Peroksidasi lemak dapat diukur dengan menghitung kadar malondialdehyde (MDA). Hasil penelitian Hossein Hosseinzadeh, peneliti Pharmaceutical Research Center, School of Pharmacy, Mashhad University of Medical Sciences, Mashhad Iran, menunjukkan tikus yang diberi asupan 10 mg/kg bobot tubuh timokuinon, bahan aktif jintan hitam/black cummin dan 0,384 mg/kg    bobot tubuh minyak jintan hitam dapat menurunkan kadar MDA pada jaringan hippocampus otak tikus dari 297 nanomol/g menjadi 66,9 dan 153,5. Read more…

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - at 3:28 am

Categories: herbal   Tags: Black cumin, Habbatus sauda', Habbatus sauda' obat herbal, Hossein Hosseinzadeh, Jintan hitam, Jintan hitam lawan, Jintan hitam lawan stroke, Khasiat jintan hitam, Mashhad Iran, Pharmaceutical Research Center, STROKE,

Obat Tradisional Pengusir Demam Anak

Turmeric/ curcuma obat alami untuk demam

Sebagai langkah pertolongan pertama, obat tradisional dapat diandalkan untuk mengatasi demam.

BANYAK orangtua panik bila mendapati suhu tubuh anaknya di atas rata-rata atau sering disebut demam. Sebagai pertolongan pertama, umumnya diberikan obat penurun panas yang berbahan dasar kimia seperti golongan parasetamol, asam salisilat, ibuprofen, dan lain-lain. Jarang sekali orangtua yang langsung teringat  memberikan obat-obatan tradisional.

Padahal, obat-obatan tradisional yang berasal dari tanaman obat ini tak kalah ampuhnya sebagai pengusir demam. Malah, obat-obatan tradisional memiliki kelebihan, yaitu toksisitasnya relatif lebih rendah dibanding obat-obatan kimia. Jadi, relatif lebih aman, bahkan tidak ada efek samping bila penggunaannya benar. Soalnya, kandungan tanaman obat bersifat kompleks dan organis sehingga dapat disetarakan dengan makanan, suatu bahan yang dikonsumsi dengan maksud merekonstruksi organ atau sistem yang rusak. Selain itu, harganya pun lebih murah. Read more…

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - May 19, 2012 at 3:32 pm

Categories: herbal   Tags: Air kelapa muda, Atsiri, Bawang merah, Curcuma, daun, demam, dosis obat untuk anak, Dosis untuk anak, Kembang sepatu, Kunyit, Kunyit sebagai obat alternatif, Lempuyang, meniran, Minyak atsiri, Minyak kelapa, Obat herbal, Pegagan, Sakit demam, Sambiloto, Temulawak,

PELUANG MENJADI MITRA PRODUSEN BENIH

Ada peluang bagi petani dan pihak ketiga untuk menjadi mitra bagi para produsen benih.

Hampir semua produsen benih memerlukan petani penangkar atau pihak ketiga untuk memproduksi benih yang dijual. Namun tidak semua komoditi bisa dikerjasamakan, terutama untuk komoditi sayuran tertentu.

Anang Dwi Susilo Product Manager Vegetable (Manager Produksi Sayuran) PT Syngenta Indonesia mengatakan perusahaannya juga bermitra dengan petani penangkar benih untuk memproduksi benih jagung. Namun untuk memproduksi benih sayuran masih dimitrakan dengan pihak ketiga yang sudah punya pengalaman.

Menurut Anang untuk memproduksi benih sayuran diperlukan keahlian yang jauh lebih tinggi, ia sangat spesifik. Untuk produksi benih cabai atau tomat misalnya akan perlu banyak orang, perlu lahan, perlakuan yang berbeda untuk varietas yang berbeda dan wilayah yang tidak sama. “Untuk setiap varietas beda perlakuannya, juga untuk daerah tertentu teknik produksinya akan berbeda,” tutur Anang. Namun demikian lanjutnya tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menyiapkan petani petani khusus yang tahu agronomi.

Sumber : sinartani online

Artikel Terkait :

  • Tidak ada artikel terkait

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - at 3:20 am

Categories: Peluang   Tags: Peluang bermitra produsen benih, Peluang produsen benih,

Manfaat Kulit Pisang

Hampir semua orang menganggap bahwa kulit pisang itu tidak bermanfaat alias sampah yang tidak berguna . Dan karena kulit pisang ini sering membuat orang jatuh terpeleset saat menginjaknya, maka dianggap sebagai sampah yang paling menyebalkan. Padahal sebenarnya kulit pisang punya beragam manfaat.

Salah satu manfaatnya seperti yang pernah ditulis detikHealth adalah memurnikan air. Menurut sebuah penelitian di jurnal Industrial & Engineering Chemistry Research, kulit pisang bisa menyaring logam berat terutama timbal (Pb) dan tembaga (Cu). Dalam penelitian tersebut, kulit pisang dicincang kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam air yang tercemar. Cincangan kulit pisang bisa digunakan hingga 11 kali tanpa kehilangan kemampuannya untuk menyerap logam berat.

Selain mampu memurnikan air dan menyerap logam berat kulit pisang mempunyai beberapa manfaat antara lain :

1. Meredakan nyeri
Minyak nabati yang terkandung dalam kulit pisang punya senyawa tertentu yang berkhasiat sebagai pereda nyeri. Tempelkan kulit pisang yang bersih dan masih segar untuk mengurangi rasa nyeri pada luka bakar atau tergores.

2. Mengatasi gatal
Gatal-gatal akibat gigitan serangga atau alergi ringan bisa diatasi dengan kulit pisang. Caranya cukup dengan menempelkannya di permukaan kulit yang terasa gatal.

3. Mengobati kutil
Kulit pisang diyakini punya aktivitas antivirus, sehingga banyak yang menggunakannya untuk mengusir kutil dari permukaan kulit. Caranya dengan menempelkan kulit pisang, lalu ditahan dengan plester dan dibiarkan hingga sembuh dengan sendirinya. Mungkin juga dengan menggosok-gosokkan ke bagian tubuh yang tidak sakit bisa menghindarkan anda dari penyakit kulit sebangsa kutil dan kawan-kawan.

4. Mempercepat kesembuhan luka
Luka yang sudah mulai kering terasa gatal karena tertutup serpihan kulit mati yang mengeras. Serpihan itu bisa dihilangkan lebih cepat hanya dengan mengoleskan kulit pisang, karena akan bereaksi dengan enzim yang terkandung di dalamnya.

5. Menyuburkan tanah
Tidak hanya untuk campuran kompos, kulit pisang bisa langsung ditimbun begitu saja ke dalam tanah untuk menyuburkan tanaman di sekitarnya. Kulit pisang memiliki kandungan potassium yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan tanaman.

6. Mengkilapkan tanaman hias
Berbagai tanaman hias semacam anthurium, gelombang cinta dan sejenisnya akan lebih menarik jika daunnya tampak hijau mengkilap. Gunakan sisi dalam kulit pisang yang teksturnya lunak untuk memolesnya, maka dedaunan itu akan mengkilap dan lebih tahan lama.

7. Mengkilapkan sepatu
Tidak perlu panik jika suatu saat kehabisan semir sepatu, asalkan ada pisang di lemari es. Kupas buahnya, lalu gunakan kulitnya untuk memoles sepatu kulit agar tampak mengkilap seperti habis disemir.

Sumber : www.suaramedia.com

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - May 18, 2012 at 3:20 pm

Categories: herbal   Tags: Keripik kulit pisang, Kulit pisang, Manfaat kulit pisang, Menetralisir logam berat, Mengkilapkan sepatu, Menyuburkan tanah, Meredakan nyeri, Yoghurt kulit pisang,

Mengenal Periuk Hantu atau Kantung Semar

Nepenthes/Periuk Hantu

Banyak orang mengira kantung Nepenthes adalah bunga. Padahal sebenarnya kantung yang seperti bunga itu adalah daun yang telah berubah fungsinya menjadi alat bagi tanaman untuk memperoleh makanan atau nutrisi yang dibutuhkan. Sedangkan yang Nampak sebagai daun sebenarnya adalah tangkai daun yang melebar. Bunga Nepenthes sendiri bentuknya sangat sederhana yang hanya memiliki empat kelopak tanpa mahkota dan terangkai dalam satu tandan. Ukuran diameter biasanya tak lebih dari 1 cm.
Umumnya tiap tanaman Nepenthes memiliki dua atau tiga bentuk kantung. Berdasarkan bentuk kantung ada kantung bawah, kantung antara dan kantung atas. Kantung bawah biasanya bentuk agak membulat, kantung atas bentuknya lebih langsing. Lain lagi dengan bentuk antara yang merupakan peralihan dari bentuk kantung bawah ke bentuk kantung atas.

• Bagaimana Nepenthes Menangkap Serangga?

Ketika serangga hinggap dibibir kantung yang licin, ia akan tergelincir ke dalam kantung. Di dalamnya ada cairan yang asam dengan pH kurang dari 3. Serangga akan mati dan cairan serangga diserap oleh nepenthes untuk kelangsungan hidupnya.
Read more…

Artikel Terkait :

  • Tidak ada artikel terkait

2 comments - What do you think?  Posted by afa - at 3:24 am

Categories: Flora   Tags: Bagaimana Nepenthes Menangkap Serangga, Bunga Nepenthes, Mengidentifikasi Nepenthes, Tanaman Buas Lainnya,

Buah Tin Yang Eksotik dan Kaya Manfaat

tanaman buah tin / foto: buahtin.blogspot.com

Dalam manuskrip kuno yang ditemukan bahwa , Pohon Tin/Ara (Ficus Carica) dan Pohon Zaitun diduga pertama kali dibudidayakan di Mesir., pohon menyebar ke Kreta kuno dan yang kemudian, sekitar abad 9 SM, ke Yunani kuno, di mana mereka menjadi bahan makanan pokok dalam diet tradisional. Pohon Tin/Ara dan Zaitun digunakan sebagai simbol penghargaan /penghormatan oleh orang Yunani bahkan mereka menciptakan undang-undang melarang ekspor buah –buahan Tin dan Zaitun kualitas terbaik.. Pohon Tin/Ara dan Zaitun juga dihormati di Roma kuno di mana mereka dianggap sebagai buah dan pohon suci . Pohon Tin/Ara dan Pohon Zaitun dapat tumbuh subur dan mudah di budidayakan di Indonesia dan mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan ( Natural Herbal Medicine) tanpa efek samping. Disamping bentuk dan warna Buah pohon ini sangat Eksotic dengan rasa buah yang lezat dan manis. Buah tin dapat dimakan segar, dikeringkan, atau dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena tidak dapat disimpan lama (mudah rusak). Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran.

buah tin

Buah tin tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afghanistan. Sekarang dibudidayakan pula di Australia, Chile, Argentina, serta Amerika Serikat. Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.

Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenis tawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya.

Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan  Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit. (Wikipedia)

Dalam Al-Qur’an Tentang Tin & Zaitun : ( Surah – At-tiin , An-Nuur 24:35 ,Al-An’aam 6:99 dan Al- An’aam 6:141 ) .Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda:1. ”Hendaklah kalian menggunakan minyak /Daun Zaitun sebagai lauk dan buatlah ia sebagai minyak oles, karena Pohon zaitun berasal dari pohon yang diberkahi.”

(HR Abu Daud, disebutkan dalam Shahihul-Jami’ no 4921 dan menurut Syaikh Al Albani ini merupakan hadits shahih). 2. ” Sekiranya aku katakan, Sesungguhnya buah yang turun dari Surga maka aku katakan, inilah buahnya (Pohon Tiin), sesungguhnya buah surga tiada keraguannya.” (Hadis riwayat Abu Darba; Suyuti) .

Dalam Al-Kitab Yehezkiel 47:12, Allah berbicara tentang Pohon Zaitun : “Buah dari padanya akan menjadi daging, dan daun daripadanya untuk obat.”

Manfaat Kesehatan & Gizi Makan Buah Tin dari penelitian modern oleh para ahli kesehatan menyimpulkan antara lain :

  1. Kandungan Kalium , Omega 3 dan Omega 6 pada buah Tin/Ara membantu untuk menjaga tekanan darah tinggi dan serangan Jantung koroner.
  2. Buah Tin/ Ara kaya serat makanan, yang membuat mereka sangat efektif untuk program penurunan berat badan.( Obesitas) .
  3. Bahkan daun dari tanaman Tin memiliki sifat penyembuhan. Rebusan daun pohon Tin/ ara dapat membantu pasien diabetes mengurangi jumlah asupan insulin.
  4. Mengkonsumsi buah tin/ ara dengan rutin dapat membantu mengurangi risiko KankerPayudara dan Kanker Kolon.
  5. Kandungan Coumarin pada buah TIN , juga dapat mengurangi resiko Kanker Prostate.
  6. Kandungan Kalsium dan Kalium dalam buah Tin/ara mencegah penipisan tulang (Osteoporosis), dan membantu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Dalam 100 gram buah Tin mengandung 241mg Calsium , 2 X lebih tinggi dari kandungan Calsium pada susu(118mg per 100 gram).
  7. Tryptophan, dalam buah Tin/ara, menginduksi tidur yang baik dan membantu menyingkirkan gangguan tidur seperti insomnia.
  8. Mengkonsumsi buah Tin/ara mengurangi kelelahan , meningkatkan daya memori otak dan mencegah Anemia.
  9. Karena efek laksatif, mengkonsumsi buah ini sangat membantu untuk mengobati sembelit kronis.
  10. Konsumsi harian buah Tin/ara direndam (2-3 buah ) merupakan obat yang efektif untuk terapi penyembuhan wasir.
  11. Serat larut yang terdapat pada buah TIN disebut Pektin, dalam buah Tin membantu dalam mengurangi kolesterol darah.
  12. Bila diterapkan pada kulit, Tin/ara dipanggang bisa menyembuhkan radang seperti abses dan bisul.
  13. Karena kadar air yang tinggi, tumbuk buah ara bertindak sebagai pembersih kulit yang sangat baik dan membantu dalam mencegah dan menyembuhkan jerawat dan jerawat.
  14. Buah Tin kaya akan kalsium dan kalsium alternatif yang sangat baik untuk terapi pengobatan orang-orang yang alergi terhadap produk susu .
  15. Buah Tin kaya akan Phenol dan Benzaldehid alami sebagai Zat Anti Tumor serta dapat membunuh Micro-organisme Pathogen, Jamur dan Virus dalam tubuh manusia.

Sumber : http://www.pohontin.blogspot.com dan berbagai sumber

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - May 17, 2012 at 3:28 pm

Categories: Flora   Tags: Buah Tin, daun, Manfaat buah tin, Minyak zaitun, Pohon buah tin, Pohon Tin Ara, Zaitun,

Lidah Buaya (Aloe vera) Pengawet Alami

Aloe vera sebagai pengawet alami

Satu lagi manfaat dari lidah buaya terungkap,yaitu sebagai pengawet buah. Penelitian Daniel Valero Phd, periset di Universitas Miguel Hernandez di Alicante, Spanyol, menyimpulkan gel Aloe vera dapat dipakai sebagai pelapis makanan yang aman.

Gel ini juga bisa melindungi makanan segar, buah dan sayuran, tanpa mengubah rasa dan penampilan.Penelitian yang dilaporkan di innovations-report.com mendukung penemuan itu.

Anggur crimson tanpa biji yang dicelupkan ke dalam gel lidah buaya, kemudian disimpan pada suhu rendah selama 5 minggu dibandingkan dengan anggur serupa tanpa pencelupan dan disimpan pada suhu yang sama, akan terlihat perbedaan yang nyata. Hasilnya,Vitis vinifera yang terlapisi Aloe vera layak dimakan hingga 35 hari. Dan anggur yang tanpa perlakuan tersebut, membusuk setelah 7 hari. Hal ini disebabkan polisakarida dalam gel menghambat kelembaban dan oksigen penyebab kerusakan buah.

Sifat antibakteri dan anticendawan lidah buaya (Aloe vera) ini juga yang menghambat pertumbuhan mikroorganisme perusak.

sumber : Trubus

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - at 3:26 am

Categories: herbal   Tags: Aloe vera, Gel lidah buaya, Lidah Buaya, lidah buaya antibakteri, Pengawet alami dan aman,

Sekilas Tentang Sikas Afrika/Encephalartos (1)

Encephalartos/ foto:google

Sikas merupakan tanaman yang tergolong purba karena telah ada sejak zaman Mesozoic, yakni zaman dimana dinosaurus mulai hidup dan menguasai bumi. Tanaman ini tergolong tanaman yang cukup bandel yang budidayanya cukup mudah dan tidak memerlukan perawaratan yang intensif seperti hal nya tanaman hias lainnya.

Secara umum masyarakat kita cukup mengenal tanaman sikas seperti sikas rumpii maupun revoluta. Namun sikas Afrika atau yang lazim di kenal dengan nama Encephalartos rasanya masih kurang begitu dikenal. Hal ini disebabkan antara lain :

1. Semua sikas Afrika/encephalartos tergolong dalam Apendix I dan merupakan tanaman endemic (dilindungi) Afrika sehingga diperlukan ijin khusus (CITES) yang di keluarkan oleh pemerintah setempat bagi nursery yang ingin mengekespor tanaman tersebut. CITES sendiri hanya akan diberikan bagi nursery di Afrika yang terbukti telah dapat melakukan artificial polination terhadap tanaman dan species yang ingin diperdagangkan. Artinya, tanaman diperbolehkan untuk di perdagangkan hanyalah tanaman yang berasal dari bibit (seed) yang diperoleh dari hasil polinasi di nursery yang bersangkutan.

2. Tidak mudahnya mendapatkan species/sub species encephalartos yang makin hari makin susah di peroleh sehingga dari sisi harga Encephalartos tergolong cukup mahal untuk ukuran sebuah tanaman hias, sehingga hanya nursery-nursery tertentu saja yang rela menginvestasikan dana yang tidak kecil untuk pengadaan species / sub species di nursery mereka.

Hingga saat ini, terdapat +/- 63 species encephalartos yang telah berhasil diidentifikasi, dan 4 diantaranya telah di nyatakan punah dari alam habitatnya (Extinct in Wild) yakni E. Woodii, E. Relictus, E. Brevifoliolatus dan E. Nubimontanus, sedangkan puluhan lainnya telah masuk dalam kategori Critical Endangered yang artinya bila tanpa pengawasan ketat maka niscaya akan turut pula mengikuti pendahulunya.

Sumber : Plantamor.com

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - May 16, 2012 at 3:21 pm

Categories: Flora   Tags: Encephalartos, Sikas Afrika, Tanaman, Tanaman hias, Tanaman purba,

SAMBILOTO Sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif

Siswi SMAN 1 Bantul Hasilkan Energi Alternatif/foto:ristek.go.id

Energi alternatif merupakan solusi untuk mengatasi krisis energi akhir – akhir ini. Namun tiga siswi di Bantul Yogyakarta berhasil menemukan energi alternatif dari daun sambiloto yang banyak tumbuh di sekitar kita. Ketiga siswi ini dengan teknik tertentu, ternyata bisa membuat daun ini menghasilkan listrik dan menghidupkan lampu.

Tanaman sambiloto

Muakiqah, Sri Astuti dan Rima Melati, adalah tiga siswi SMU 1 Bantul, Yogyakarta yang berhasil menemukan sumber energi alternatif.

Selama 4 bulan melakukan penelitian, mereka akhirnya menemukan bahwa daun sambiloto ternyata bisa mengeluarkan energi listrik. Mereka memilih daun sambiloto bukan tanpa alasan, karena saat ini masih banyak dilingkungan disekitar kita. Penelitian yang dilakukan sederhana dan mudah. Daun sambiloto ditumbuk hingga halus lalu dicampur dengan air murni, setelah itu ditaruh pada tempat yang sudah mempunyai ukuran tersendiri. Lalu oleh mereka ditempatkan elektrokda positif dari seng dan negatif dari tembaga, maka mampu menghasilkan arus besar 2,5 volt dan dapat menghidupkan sebuah lampu.

Hasil coba para siswa ini ternyata mampu menjadi juara tiga lomba karya ilmiah siswa se Jawa Bali pada April 2011 yang berlangsung di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Inilah salah satu hasil kreatif para siswa terkait krisis sumber daya energi yang patut dibanggakan. Ketiga siswa tersebut saat ini terus berupaya menyempurnakan hasil penelitiannya karena akan diikutkan pada kompteisi serupa pada tingkat internasional.

Sumber : Indosiar.com

Artikel Terkait :

Be the first to comment - What do you think?  Posted by afa - at 3:26 am

Categories: news, teknologi   Tags: Bantul, daun, Energi alternatif, Hasilkan, Penelitian, Sambiloto, SMAN 1 Bantul, Tanaman, Tanaman sambiloto, Teknologi,

Next Page »