
tanaman buah tin / foto: buahtin.blogspot.com
Dalam manuskrip kuno yang ditemukan bahwa , Pohon Tin/Ara (Ficus Carica) dan Pohon Zaitun diduga pertama kali dibudidayakan di Mesir., pohon menyebar ke Kreta kuno dan yang kemudian, sekitar abad 9 SM, ke Yunani kuno, di mana mereka menjadi bahan makanan pokok dalam diet tradisional. Pohon Tin/Ara dan Zaitun digunakan sebagai simbol penghargaan /penghormatan oleh orang Yunani bahkan mereka menciptakan undang-undang melarang ekspor buah –buahan Tin dan Zaitun kualitas terbaik.. Pohon Tin/Ara dan Zaitun juga dihormati di Roma kuno di mana mereka dianggap sebagai buah dan pohon suci . Pohon Tin/Ara dan Pohon Zaitun dapat tumbuh subur dan mudah di budidayakan di Indonesia dan mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan ( Natural Herbal Medicine) tanpa efek samping. Disamping bentuk dan warna Buah pohon ini sangat Eksotic dengan rasa buah yang lezat dan manis. Buah tin dapat dimakan segar, dikeringkan, atau dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena tidak dapat disimpan lama (mudah rusak). Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran.

buah tin
Buah tin tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afghanistan. Sekarang dibudidayakan pula di Australia, Chile, Argentina, serta Amerika Serikat. Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.
Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenis tawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya.
Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit. (Wikipedia)
Dalam Al-Qur’an Tentang Tin & Zaitun : ( Surah – At-tiin , An-Nuur 24:35 ,Al-An’aam 6:99 dan Al- An’aam 6:141 ) .Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda:1. ”Hendaklah kalian menggunakan minyak /Daun Zaitun sebagai lauk dan buatlah ia sebagai minyak oles, karena Pohon zaitun berasal dari pohon yang diberkahi.”
(HR Abu Daud, disebutkan dalam Shahihul-Jami’ no 4921 dan menurut Syaikh Al Albani ini merupakan hadits shahih). 2. ” Sekiranya aku katakan, Sesungguhnya buah yang turun dari Surga maka aku katakan, inilah buahnya (Pohon Tiin), sesungguhnya buah surga tiada keraguannya.” (Hadis riwayat Abu Darba; Suyuti) .
Dalam Al-Kitab Yehezkiel 47:12, Allah berbicara tentang Pohon Zaitun : “Buah dari padanya akan menjadi daging, dan daun daripadanya untuk obat.”
Manfaat Kesehatan & Gizi Makan Buah Tin dari penelitian modern oleh para ahli kesehatan menyimpulkan antara lain :
- Kandungan Kalium , Omega 3 dan Omega 6 pada buah Tin/Ara membantu untuk menjaga tekanan darah tinggi dan serangan Jantung koroner.
- Buah Tin/ Ara kaya serat makanan, yang membuat mereka sangat efektif untuk program penurunan berat badan.( Obesitas) .
- Bahkan daun dari tanaman Tin memiliki sifat penyembuhan. Rebusan daun pohon Tin/ ara dapat membantu pasien diabetes mengurangi jumlah asupan insulin.
- Mengkonsumsi buah tin/ ara dengan rutin dapat membantu mengurangi risiko KankerPayudara dan Kanker Kolon.
- Kandungan Coumarin pada buah TIN , juga dapat mengurangi resiko Kanker Prostate.
- Kandungan Kalsium dan Kalium dalam buah Tin/ara mencegah penipisan tulang (Osteoporosis), dan membantu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Dalam 100 gram buah Tin mengandung 241mg Calsium , 2 X lebih tinggi dari kandungan Calsium pada susu(118mg per 100 gram).
- Tryptophan, dalam buah Tin/ara, menginduksi tidur yang baik dan membantu menyingkirkan gangguan tidur seperti insomnia.
- Mengkonsumsi buah Tin/ara mengurangi kelelahan , meningkatkan daya memori otak dan mencegah Anemia.
- Karena efek laksatif, mengkonsumsi buah ini sangat membantu untuk mengobati sembelit kronis.
- Konsumsi harian buah Tin/ara direndam (2-3 buah ) merupakan obat yang efektif untuk terapi penyembuhan wasir.
- Serat larut yang terdapat pada buah TIN disebut Pektin, dalam buah Tin membantu dalam mengurangi kolesterol darah.
- Bila diterapkan pada kulit, Tin/ara dipanggang bisa menyembuhkan radang seperti abses dan bisul.
- Karena kadar air yang tinggi, tumbuk buah ara bertindak sebagai pembersih kulit yang sangat baik dan membantu dalam mencegah dan menyembuhkan jerawat dan jerawat.
- Buah Tin kaya akan kalsium dan kalsium alternatif yang sangat baik untuk terapi pengobatan orang-orang yang alergi terhadap produk susu .
- Buah Tin kaya akan Phenol dan Benzaldehid alami sebagai Zat Anti Tumor serta dapat membunuh Micro-organisme Pathogen, Jamur dan Virus dalam tubuh manusia.
Sumber : http://www.pohontin.blogspot.com dan berbagai sumber